Info Sintang – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Sintang menyatakan dukungan penuh terhadap program Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat dalam upaya memperkuat ketahanan keluarga dan menekan angka perceraian.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif Dharma Wanita Persatuan Kemenag Sintang dalam kegiatan pembinaan keluarga, sosialisasi pra-nikah, serta edukasi kehidupan rumah tangga yang harmonis dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Peran Strategis DWP dalam Ketahanan Keluarga
Ketua DWP Kemenag Sintang menegaskan bahwa peran perempuan, khususnya anggota Dharma Wanita, sangat strategis dalam mendukung program BP4. Melalui pendekatan persuasif dan edukatif, DWP diharapkan mampu menjadi mitra aktif dalam memberikan pemahaman kepada keluarga ASN maupun masyarakat luas terkait pentingnya membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.
“DWP siap bersinergi dengan BP4 Kemenag Kalbar untuk memberikan kontribusi nyata dalam penguatan keluarga, baik melalui edukasi, pendampingan, maupun kegiatan pembinaan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca juga: BPS dan Diskominfo Sintang Perkuat Sinergi Sensus Ekonomi
Sinergi dengan BP4 Kemenag Kalbar
Program BP4 yang dijalankan BP4 Kemenag Kalbar dinilai sejalan dengan visi DWP dalam membangun keluarga yang berkualitas. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesiapan mental, spiritual, dan sosial sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.
Selain itu, kolaborasi antara DWP dan BP4 juga diarahkan untuk memperkuat layanan konsultasi keluarga serta penyuluhan terkait penyelesaian konflik rumah tangga secara bijak dan sesuai tuntunan agama.
Komitmen Kemenag Tingkatkan Pembinaan Keluarga
Melalui dukungan DWP Kemenag Sintang, Kementerian Agama diharapkan semakin optimal dalam menjalankan fungsi pembinaan keluarga di wilayah Provinsi Kalimantan Barat. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menciptakan keluarga yang harmonis, tangguh, dan berdaya saing sebagai fondasi masyarakat yang sejahtera.
















