Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

ASN Katolik Sintang Hadirkan Ruang Spiritual di Tengah Rutinitas Birokrasi

ASN Katolik Sintang Hadirkan Ruang Spiritual di Tengah Rutinitas Birokrasi

cek disini

Info Sintang – ASN Katolik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang berkomitmen menghadirkan ruang spiritual sebagai penyeimbang kehidupan kerja mereka. Sejak dibentuk pada 2016, komunitas ini aktif menggelar berbagai kegiatan rohani, mulai dari misa rutin, retret, hingga aksi sosial, sebagai upaya memperkuat integritas dan nilai-nilai kemanusiaan dalam pelayanan publik.

Spiritualitas sebagai Fondasi Pelayanan Publik

Ketua Aparatur Sipil Negara (ASN) Katolik Pemkab Sintang, Witarso, menjelaskan bahwa komunitas ini lahir dari kebutuhan untuk memperkuat dimensi spiritualitas para ASN Katolik. “Kami rutin mengadakan misa bersama, retret, dan bakti sosial, termasuk berbagi kasih dengan Seminari Menengah Menyurai dan para suster,” ujarnya pada Minggu (13/7).

Menurut Witarso, pembinaan rohani sangat penting agar ASN tidak terjebak dalam rutinitas kerja yang kaku dan sekadar mengejar target. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kinerja teknis dan kesadaran moral sebagai pelayan masyarakat. “Nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, dan ketulusan tidak cukup hanya diajarkan lewat regulasi. Itu harus tumbuh dari dalam diri, dari relasi spiritual yang sehat,” tegasnya.

Ia menambahkan, “Kalau hubungan seseorang dengan Tuhan baik, biasanya tercermin juga dalam cara ia bekerja dan memperlakukan orang lain.”

Misa Rutin Bukan Hanya Ibadah, Tapi Juga Penguatan Solidaritas

Salah satu kegiatan utama komunitas ini adalah misa rutin yang diadakan secara berkala. Namun, lebih dari sekadar ritual keagamaan, misa ini menjadi sarana untuk mempererat solidaritas dan membangun integritas kolektif di kalangan ASN.

“Refleksi bersama dalam suasana religius menjadi ruang untuk merenungkan kembali peran kita sebagai pelayan publik,” kata Witarso.

Dalam kesempatan tersebut, para ASN diajak untuk merefleksikan tanggung jawab mereka dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Nilai-nilai seperti keadilan, empati, dan pelayanan tanpa pamrih menjadi fokus dalam setiap refleksi.

Membangun ASN yang Tak Hanya Cakap Teknis, Tapi Juga Matang Spiritual

Di era di mana tuntutan kinerja sering kali mengabaikan aspek kemanusiaan, komunitas ASN Katolik Sintang berupaya menciptakan keseimbangan. Mereka percaya bahwa ASN yang baik tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.

“Kami ingin membentuk karakter ASN yang tidak hanya kompeten dalam pekerjaan, tetapi juga memiliki hati yang tulus dalam melayani,” ujar Witarso.

Retret dan kegiatan rohani lainnya menjadi sarana untuk menguatkan mental dan spiritual para ASN, terutama dalam menghadapi tekanan birokrasi dan kompleksitas pelayanan publik.

ASN Katolik Sintang Hadirkan Ruang Spiritual di Tengah Rutinitas Birokrasi
ASN Katolik Sintang Hadirkan Ruang Spiritual di Tengah Rutinitas Birokrasi

Baca Juga: Hari Hari Nasional di Bulan Juli Makna dan Perayaan yang Patut Dikenang

Spiritualitas sebagai Penjaga Arah Pelayanan Publik

Di tengah tantangan birokrasi yang kerap kali membuat ASN terjebak dalam formalitas, spiritualitas diharapkan menjadi penyeimbang yang menjaga agar pelayanan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.

“ASN juga manusia biasa yang butuh penguatan batin agar tidak kehilangan arah dalam melayani. Karena itu, kami ingin gerakan seperti ini terus dipertahankan bahkan diperluas,” pungkas Witarso.

Selain kegiatan rohani, komunitas ini juga aktif dalam aksi sosial, seperti berbagi dengan Seminari Menengah Menyurai dan para suster. Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga implementasi nyata dari nilai-nilai iman dalam kehidupan sehari-hari.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *