Sintang – Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sekadau menggelar kegiatan sosial bertajuk “Go To Pesantren”. Program ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga bentuk kepedulian Polantas terhadap dunia pendidikan dan generasi muda di lingkungan pesantren.
Silaturahmi dan Edukasi Keselamatan
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (15/9/2025) ini diikuti puluhan personel Satlantas Polres Sekadau yang mendatangi salah satu pondok pesantren di wilayah Kecamatan Sekadau Hilir. Dalam kesempatan itu, polisi lalu lintas memberikan edukasi kepada para santri tentang pentingnya disiplin berlalu lintas.
Kasat Lantas Polres Sekadau, AKP Suryanto, mengatakan bahwa para santri perlu dibekali pemahaman sejak dini mengenai keselamatan di jalan. “Santri adalah calon pemimpin bangsa. Mereka juga bagian dari masyarakat yang nantinya akan beraktivitas menggunakan kendaraan bermotor. Maka dari itu, penting bagi mereka memahami aturan lalu lintas sejak sekarang,” ujarnya.
Santunan dan Bantuan untuk Pesantren
Selain memberikan penyuluhan, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan santunan dan bantuan sosial berupa kebutuhan pokok serta perlengkapan belajar. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh jajaran Satlantas kepada pimpinan pesantren sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan.
“Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat dan meringankan kebutuhan para santri,” tambah AKP Suryanto.

Baca juga: Pemkab Sekadau Lepas Keberangkatan Kafilah MTQ
Sambutan Positif dari Pihak Pesantren
Pimpinan pesantren yang dikunjungi, KH. Ahmad Zain, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Polantas di lingkungan pendidikan keagamaan. Menurutnya, kegiatan semacam ini bukan hanya memberikan manfaat materi, tetapi juga memotivasi santri untuk tertib dan disiplin dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berterima kasih kepada Polantas yang sudah hadir dan peduli pada pesantren. Edukasi keselamatan lalu lintas ini penting, karena banyak santri yang mulai menggunakan sepeda motor untuk berangkat mengaji maupun ke sekolah,” ucap KH. Ahmad.
Membangun Kedekatan Polisi dengan Masyarakat
Kegiatan “Go To Pesantren” diharapkan bisa mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya di kalangan pesantren. Polantas tidak hanya menjalankan tugas pengaturan dan penindakan di jalan raya, tetapi juga hadir sebagai sahabat yang peduli terhadap pendidikan dan keselamatan generasi muda.
“Dengan pendekatan humanis seperti ini, kami ingin masyarakat lebih percaya dan dekat dengan polisi. Kami bukan hanya penegak hukum, tetapi juga mitra yang selalu siap hadir membantu,” jelas Kasat Lantas.
Komitmen Polantas ke Depan
Satlantas Polres Sekadau berkomitmen menjadikan program “Go To Pesantren” sebagai agenda rutin, sekaligus memperluas jangkauannya ke sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan lain. Harapannya, semakin banyak generasi muda yang memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya keselamatan lalu lintas.
“Kegiatan sosial ini akan terus kami lakukan. Edukasi keselamatan lalu lintas dan kepedulian terhadap masyarakat adalah bagian dari pengabdian Polri kepada bangsa,” tutup AKP Suryanto.
















