Info Sintang – Dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day), Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Sintang menggelar kegiatan vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan milik warga. Kegiatan ini disambut antusias masyarakat, terutama para pemilik anjing dan kucing yang datang untuk memastikan hewan kesayangannya terlindungi dari penyakit mematikan tersebut.
Antusiasme Warga Sintang
Sejak pagi, halaman kantor Distanbun Sintang tampak dipadati warga yang membawa hewan peliharaan mereka. Tim medis hewan dari Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan sigap melakukan pemeriksaan dan pemberian vaksin kepada ratusan ekor anjing dan kucing.
Kepala Distanbun Sintang, Ir. Hermansyah, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mencegah penyebaran rabies di wilayah Sintang. “Kami ingin memastikan Sintang tetap bebas rabies. Dengan vaksinasi rutin dan kesadaran masyarakat, penularan penyakit ini dapat dicegah,” ujarnya.
Menurutnya, rabies masih menjadi ancaman serius di beberapa daerah di Kalimantan Barat. Karena itu, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga wilayah Sintang tetap aman dari kasus gigitan hewan penular rabies.
Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan Hewan
Selain vaksinasi, Distanbun Sintang juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan hewan peliharaan. Petugas menjelaskan gejala-gejala rabies serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di rumah.
“Kami tidak hanya memberikan vaksin, tapi juga sosialisasi agar masyarakat tahu bagaimana menangani hewan yang terindikasi rabies dan pentingnya tidak melepasliarkan hewan peliharaan,” kata drh. Elvina, salah satu dokter hewan yang bertugas.
Ia menambahkan, vaksinasi rabies perlu dilakukan setiap tahun untuk memberikan perlindungan optimal. “Satu kali vaksin tidak cukup. Setiap tahun hewan harus mendapatkan vaksin ulang agar imunitas tetap kuat,” jelasnya.

Baca juga: Distanbun Sintang Apresiasi Penanaman Jagung Serentak Polres Sintang
Kolaborasi dengan Pemerintah Desa dan Komunitas Pecinta Hewan
Kegiatan ini juga melibatkan perangkat desa dan komunitas pecinta hewan di Sintang yang turut membantu sosialisasi serta mendampingi warga membawa hewan peliharaan mereka. Langkah kolaboratif ini dinilai efektif dalam menjangkau masyarakat di wilayah pedesaan.
Kepala Desa Baning Kota, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi langkah Distanbun Sintang. “Program seperti ini sangat bermanfaat. Warga kami merasa terbantu, karena vaksinasi rabies biasanya memerlukan biaya yang tidak sedikit,” katanya.
Komitmen Sintang Bebas Rabies
Distanbun Sintang menargetkan kegiatan vaksinasi gratis ini akan terus berlanjut ke beberapa kecamatan lainnya. Petugas juga telah menyiapkan jadwal vaksinasi keliling ke wilayah terpencil yang sulit dijangkau.
“Kami ingin memastikan tidak ada satu pun wilayah di Sintang yang luput dari program ini. Semua hewan penular rabies harus mendapat vaksin,” tegas Hermansyah.
Dengan kegiatan tersebut, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap kesehatan hewan semakin meningkat, sehingga Kabupaten Sintang dapat mempertahankan status bebas rabies dan menjadi contoh bagi daerah lain di Kalimantan Barat.
Ajakan untuk Warga
Menutup kegiatan, Hermansyah kembali mengimbau masyarakat agar selalu melaporkan jika menemukan kasus gigitan hewan liar atau hewan yang menunjukkan gejala rabies. “Langsung laporkan ke petugas atau puskeswan terdekat. Deteksi dini dan tindakan cepat bisa menyelamatkan nyawa,” ujarnya.
















