Info Sintang — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia literasi Kabupaten Sintang. Salah satu putri daerah, Relima, berhasil meraih Juara 2 Lomba Esai Nasional yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI. Kabar ini disambut penuh sukacita oleh masyarakat Sintang, terutama para pegiat literasi dan komunitas baca yang selama ini aktif mendorong budaya menulis di kalangan generasi muda.
Angkat Tema Literasi Daerah yang Inspiratif
Dalam lomba esai yang diikuti ratusan peserta dari berbagai provinsi, Relima tampil menonjol berkat gagasannya yang mengangkat potensi literasi lokal di wilayah Sintang. Esai yang ditulisnya dinilai memiliki kedalaman riset, gaya bahasa yang kuat, serta relevansi tinggi dengan program pengembangan literasi nasional.
Dewan juri Perpusnas menyebut esai karya Relima berhasil memberikan perspektif baru mengenai peran perpustakaan dan komunitas literasi dalam membentuk ekosistem pengetahuan yang inklusif di daerah.
Relima: Prestasi Ini untuk Sintang
Saat diumumkan sebagai juara, Relima menyampaikan rasa syukur dan bangganya dapat mengharumkan nama Kabupaten Sintang di tingkat nasional.
“Saya persembahkan prestasi ini untuk Sintang. Saya berharap semakin banyak anak muda yang berani menulis dan berkontribusi melalui karya,” ujarnya.
Ia juga mengaku termotivasi untuk terus mengembangkan diri di bidang literasi dan berencana mengikuti kompetisi serupa pada tingkat yang lebih tinggi.

Baca juga: Bulog Sintang Pastikan Bantuan Pangan Berkualitas
Apresiasi Pemkab dan Komunitas Literasi
Prestasi Relima mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Sintang. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menilai pencapaian ini membuktikan bahwa anak muda Sintang memiliki potensi besar dalam dunia tulis-menulis.
“Kami sangat bangga. Relima adalah bukti bahwa literasi di Sintang berkembang pesat. Semoga ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih produktif menulis dan membaca,” ujarnya.
Komunitas literasi di Sintang juga menyambut kemenangan ini dengan antusias. Banyak yang mengapresiasi langkah Relima yang konsisten menyuarakan pentingnya perpustakaan sebagai ruang belajar yang terbuka bagi siapa saja.
Perpusnas Apresiasi Kualitas Peserta dari Daerah
Perpusnas RI, melalui panitia lomba, juga memberikan apresiasi khusus kepada peserta dari daerah, termasuk Sintang. Menurut mereka, semakin banyak penulis muda dari luar kota besar yang mampu bersaing, bahkan menempati posisi juara.
“Relima menunjukkan bahwa kualitas literasi tidak ditentukan oleh letak geografis. Karya dari daerah pun sangat kuat dan kaya perspektif,” tulis panitia melalui keterangan resmi.
Harapan untuk Meningkatkan Semangat Literasi
Keberhasilan Relima diharapkan menjadi pemicu semangat bagi pelajar dan mahasiswa di Sintang untuk memaksimalkan fasilitas perpustakaan serta terus mengasah kemampuan menulis. Pemerintah daerah bersama komunitas literasi berkomitmen memperluas program pelatihan menulis, diskusi karya, dan peningkatan akses bahan bacaan.
















