Info Sintang – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sintang terus mendorong seluruh satuan pendidikan di wilayahnya untuk memiliki Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang memadai. Upaya ini dilakukan guna memastikan kesehatan peserta didik tetap terjaga serta mendukung proses belajar mengajar yang optimal.
Keberadaan UKS dinilai menjadi salah satu elemen penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.
UKS sebagai Garda Terdepan Kesehatan Siswa
Disdik Sintang menegaskan bahwa UKS bukan sekadar ruang pertolongan pertama, tetapi juga pusat edukasi kesehatan bagi siswa. Melalui UKS, sekolah dapat memberikan layanan dasar seperti penanganan ringan saat siswa sakit, pemeriksaan kesehatan sederhana, hingga penyuluhan tentang pola hidup bersih dan sehat.
Dengan fasilitas yang memadai, UKS diharapkan mampu menangani kondisi darurat ringan sebelum siswa dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat.

Baca juga: Sekda Sintang Harapkan PKH Tepat Sasaran
Fasilitas dan Standar yang Perlu Dipenuhi
Dalam dorongannya, Disdik mengimbau sekolah untuk melengkapi UKS dengan fasilitas dasar seperti tempat tidur periksa, kotak P3K, timbangan, alat ukur tinggi badan, serta obat-obatan dasar sesuai ketentuan. Selain itu, kebersihan dan ventilasi ruangan juga menjadi perhatian utama.
Tak hanya sarana fisik, ketersediaan tenaga pendamping seperti guru pembina UKS yang aktif juga menjadi faktor penting dalam memastikan layanan berjalan efektif.
Sinergi dengan Puskesmas dan Orang Tua
Untuk meningkatkan kualitas layanan UKS, Disdik Sintang juga mendorong sinergi antara sekolah dengan puskesmas setempat. Kerja sama ini meliputi pemeriksaan kesehatan berkala, imunisasi, hingga edukasi kesehatan reproduksi dan gizi bagi siswa.
Peran orang tua pun dinilai penting dalam mendukung program UKS, terutama dalam membiasakan anak menjaga kebersihan diri serta membawa bekal sehat ke sekolah.
Ciptakan Lingkungan Sekolah Sehat dan Produktif
Disdik Sintang berharap seluruh sekolah, baik tingkat SD maupun SMP, dapat memenuhi standar minimal UKS. Dengan fasilitas yang memadai, risiko penyebaran penyakit di lingkungan sekolah dapat ditekan, sehingga proses belajar mengajar berlangsung lebih efektif.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendekatan yang holistik, tidak hanya berfokus pada akademik tetapi juga kesehatan dan kesejahteraan siswa.
















