Info Sintang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang berharap perayaan Tahun Baru Imlek dapat menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi, dan menjaga keharmonisan antarumat beragama di tengah keberagaman masyarakat. Harapan ini disampaikan seiring berlangsungnya rangkaian perayaan Imlek yang dirayakan warga Tionghoa di Kabupaten Sintang.
Pemkab Sintang menilai Imlek bukan hanya perayaan keagamaan dan budaya, tetapi juga momen kebersamaan yang sarat nilai persaudaraan dan saling menghormati.
Imlek sebagai Momentum Kebersamaan
Pemkab Sintang menegaskan bahwa perayaan Imlek memiliki makna penting dalam memperkuat ikatan sosial di masyarakat. Tradisi berkumpul bersama keluarga, berbagi kebahagiaan, serta saling mendoakan kebaikan diharapkan dapat menular menjadi semangat kebersamaan lintas suku dan agama.
“Imlek adalah momentum yang baik untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat Sintang yang majemuk,” ujar perwakilan Pemkab Sintang.
Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan semangat persatuan dan toleransi yang selama ini terjaga di Kabupaten Sintang.
Jaga Toleransi dan Kerukunan Antarumat Beragama
Pemkab Sintang mengapresiasi suasana kondusif dan penuh toleransi yang terus terjaga setiap perayaan hari besar keagamaan, termasuk Imlek. Pemerintah daerah berharap kondisi ini dapat terus dipelihara melalui sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan.
Perayaan Imlek diharapkan tidak hanya menjadi kebahagiaan bagi umat Tionghoa, tetapi juga dirasakan sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah yang memperkuat identitas kebersamaan.

Baca juga: Bupati Sintang Terbitkan Surat Edaran Pajak Mineral dan Makanan
Apresiasi Peran Masyarakat Jaga Kondusivitas
Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang turut menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Imlek. Dukungan aparat keamanan, tokoh agama, serta masyarakat dinilai berperan penting dalam menciptakan suasana yang aman dan damai.
“Kondusivitas yang terjaga ini merupakan hasil kerja sama semua pihak,” kata perwakilan Pemkab.
Imlek Dorong Semangat Kebhinekaan
Pemkab Sintang berharap perayaan Imlek dapat menjadi sarana memperkuat semangat kebhinekaan dan persatuan. Keberagaman budaya yang ada di Sintang dipandang sebagai kekuatan yang harus terus dirawat bersama.
Melalui perayaan budaya seperti Imlek, masyarakat diharapkan semakin memahami dan menghargai tradisi satu sama lain, sehingga tercipta kehidupan sosial yang harmonis.
Harapan untuk Sintang yang Damai dan Rukun
Menutup pernyataannya, Pemkab Sintang mengajak seluruh masyarakat menjadikan Imlek sebagai momentum refleksi untuk memperkuat persaudaraan dan menjaga kerukunan. Pemerintah daerah berharap semangat kebersamaan yang tercipta selama Imlek dapat terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan persaudaraan yang kuat dan toleransi yang terjaga, Sintang akan menjadi daerah yang damai, rukun, dan sejahtera,” pungkasnya.
















